Monday, April 14, 2008

Diuji Sekali Lagi


Ya Allah Aku Diuji Lagi

Itulah yang mampu aku ungkapkan saat ini. Terasa peritnya ujian yang menimpa hambaMu ini Ya Allah. Tangisanku kini tidak berlagu dan tidak berlenggok seninya dek ujian yang maha hebat menimpa lantas menjadikan aku bisu untuk bersuara, langkah menjadi songsang, fikiran terasa beku, hati bagai dicucuk-cucuk dan jiwa bagai tak bisa menafsirkan keadaaan di sekeliling. Bengkak mataku bukan kerana aku sakit dengan ujian Mu Ya Rabbi, tetapi kerana banyaknya dosa-dosaku yang bisa menjadi karat di hati jika tidak dirawati.

Ya Allah, aku bukan setabah Siti Hajar berlari-lari keletihan semata-mata mencari seteguk air ke hulu kehilir untuk puteranya, aku juga tidak seteguh Rabiatul Adawiyah mengorbankan hidupnya demi cintaMu, aku juga tidak sekuat Maryam menghadapi tohmahan kerana puteranya Isa, aku juga tidak sekental Sumayyah yang sabar menghadapi seksaan musyrikin lantaran keIslamannya keluarga Yasir, tapi aku hanya manusia biasa yang kadang-kadang tewas dengan hanya dugaan kecil yang masih membuat aku hidup senang. Maka dengan itu, aku pohon kekuatan daripadaMu ya Rabbi agar aku masih bisa berdiri menerima takdirMu ini kerana aku masih ada Engkau tempatku mengadu. Oh Illahi, rintihanku bukan kerana kesalnya atas ujianMu ini tetapi kerana tidak terhitungnya dosa-dosa ku kepadaMU. Masihkah ada ampunan untukku ya Rahim.

Dalam kita melangkah, terkadang kita diuji dengan ujian yang berat hingga kita terduduk dan menangis. Peritnya terasa, tapi ketahuilah dan renungilah kembali ke dalam diri kita kerana mungkin air mata tika itu hadir kerana Dia mahu kita menjahit kembali sejadah iman yang kian terkoyak lantaran ada langkah-langkah tersasar dari keikhlasan.

Inilah kata-kata yang pernah ku terima daripada seorang adik seperjuanganku. Dan saat ini, itulah yang kurasai. Ya Allah, apakah ujian ini tanda marahnya Engkau pada ku lantaran dosa-dosa yang lalu atau inilah bukti kasih sayangMu ya Allah. Ya Allah ampunilah aku lantaran kedegilan dosa yang menjejak dijiwa ku, lantaran kelalaian yang membatasai masaku untuk Mu.. Ya Rahim, aku khilaf dalam langkah-langkah ku mencari sinar bahagia hidupku. Aku memburu tanpa meraih perhatianMu, aku tersungkur dalam aturan langkahku yang tidak menentu.

Kuatkanlah Aku

Ya Allah, aku mohon kepadaMu kekuatan agar aku bisa tabah dan sabar meniti dugaan yang menjadi jambatan kebahagiaan ku ini. Berilah aku petunjuk agar aku bisa melaluinya dengan penuh pedoman dan berhati-hati. Siapalah aku tanpa petunjukMu.

’Sesungguhnya kami adalah kepunyaanMu dan kepada Allah jualah kami kembali’
-al-Baqarah:156-


Ya A’lim.
Sesungguhnya Engkau maha mengetahui di sebalik mehnah ujianMu ini. Aku takut dengan ujian Mu ini aku menjadi lemah, maka jauhkanlah aku dari sifat lemah itu, jadikanlah aku hambaMu yang sabar dan redho atas nikmat ujian ini. Engkau mengetahui bahawa di sebalik hati-hati hambaMu tersembunyi niat tersendiri.

’Wahai Tuhan kami! Limpahkanlah sabar kepada kami dan teguhkanlah tapak pendirian kami serta menangkanlah kami terhadap kaum yang kafir.’
-al-Baqarah:250-

Terima Kasih Ya Allah.

Ya Allah, saat ini ujianMu satu rahmat bagiku ya Allah. Tanpa ujianMu ini, aku pasti akan terus leka dengan maksiat-maksiat yang menjarakkan aku denganMu. Nikmatnya ku rasa saat ini aku masih mampu merintih kepadaMU. Aku masih sempat mangadu kepadaMU dan aku masih bisa menyebut namaMU. Ya Rabbi, permudahkanlah urusanku ini, bukakanlah aku pintu-pintu rahmat dan petunjuk daripadaMU. Agar aku bisa menempuhinya dalam pedomanMU.

’Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya allah mengampuni dosa-dosa semuanya dan sesungguhnya Dialah Yang maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’
-az-Zumar (39:53)-


Pengharapan Dalam Doaku

Ya Allah,
Engkau lebih mengetahui
Segala yang tersembunyi di sebalik ujian ini
Aku pohon kekuatan
Engkau Berikan aku ujian
Agar aku bisa kuat dengannya
Engkau Berikan aku masalah
Agar dengannya aku matang untuk membuat keputusan
Engkau aku sahabat
Agar dengannya aku bisa menabur sayang untuk disayang
Engkau beri aku tguran
Agar aku tidak mengulangi kesilapan
Ya Rabbi
Setiap yang terjadi
Aku mohon agar dipermudahkan
Janganlah dipayahkan
Moga2 dengannya syukurku bertambah.

No comments: